PURWODADI, PERHUTANI (29/06/2026) | Sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo menggelar kegiatan komunikasi sosial bertajuk “Ngeteh Bareng” bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tawangharjo dan masyarakat sekitar hutan pada Senin (29/06).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Sambirejo beserta jajaran, anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tawangharjo Brigpol Andry Cahya P. dan Briptu Arin, Bhabinkamtibmas Aipda Jumartono, S.H., serta tokoh masyarakat Dusun Sedah, Desa Godan, Sutris.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, seluruh pihak saling bertukar informasi mengenai kondisi keamanan kawasan hutan, potensi gangguan keamanan hutan, serta memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan tindak pidana kehutanan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan melalui Kepala BKPH Sambirejo Susilo menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu langkah efektif dalam membangun hubungan yang harmonis antara Perhutani, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
“Sinergi yang baik antara Perhutani, Kepolisian, dan masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Melalui kegiatan seperti Ngeteh Bareng ini, komunikasi menjadi lebih terbuka sehingga berbagai informasi dapat segera ditindaklanjuti secara bersama. Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin untuk menciptakan kondisi hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Susilo.
Sementara itu, anggota Reskrim Polsek Tawangharjo Brigpol Andry Cahya P. menegaskan komitmen Kepolisian dalam mendukung pengamanan kawasan hutan melalui koordinasi yang berkesinambungan dengan Perhutani dan masyarakat.
“Keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Polri siap bersinergi dengan Perhutani dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak pidana kehutanan, seperti pencurian kayu maupun perusakan hutan. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di kawasan hutan sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan,” ungkap Brigpol Andry Cahya P.
Tokoh masyarakat Dusun Sedah, Sutris, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin mampu mempererat hubungan antara masyarakat dengan Perhutani maupun Kepolisian, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergitas dengan aparat Kepolisian dan masyarakat sekitar hutan semakin kuat sehingga tercipta situasi keamanan kawasan hutan yang kondusif, mendukung kelestarian sumber daya hutan, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor : Aris