PURWODADI, PERHUTANI (29/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis hutan melalui sinergi bersama masyarakat. Salah satunya diwujudkan dengan kegiatan komunikasi sosial bersama warga Desa Sinawah yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bangun Wana Raharja di kawasan Wana Wisata Sendang Goa Sinawah, wilayah BKPH Jatipohon, pada Minggu (28/06).
Kegiatan yang dilaksanakan jajaran petugas BKPH Jatipohon tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Wana Wisata Sendang Goa Sinawah agar semakin diminati wisatawan. Pembahasan meliputi penataan kawasan wisata, peningkatan kebersihan dan kenyamanan lokasi, pengembangan spot swafoto, optimalisasi promosi melalui media digital, hingga pemberdayaan masyarakat dalam penyediaan jasa dan produk lokal bagi para pengunjung.
Selain menjadi destinasi wisata alam yang menawarkan suasana hutan jati yang asri, Sendang Goa Sinawah juga memiliki sumber mata air alami yang jernih, goa bernilai sejarah, serta panorama alam yang sejuk dan cocok untuk wisata keluarga, edukasi, maupun aktivitas rekreasi di alam terbuka. Potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Grobogan.
Melalui komunikasi sosial tersebut, Perhutani mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, keberadaan wisata hutan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan fungsi konservasi hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata, Suratno, menyampaikan bahwa keberhasilan pengembangan wisata hutan sangat bergantung pada kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat.
“Sendang Goa Sinawah memiliki potensi alam yang sangat menarik untuk terus dikembangkan. Perhutani berkomitmen membangun pengelolaan wisata yang profesional dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Harapannya, wisata ini semakin dikenal luas, jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan,” ujar Suratno.
Ia menambahkan, pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, pelayanan, serta pelestarian lingkungan agar kawasan wisata tetap lestari dan dapat dinikmati hingga generasi mendatang.
Sementara itu, Ketua LMDH Bangun Wana Raharja, Siyar, menyambut baik dukungan Perhutani dalam pengembangan Wana Wisata Sendang Goa Sinawah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan wisata.
“Kami siap mendukung program Perhutani dalam mengembangkan Sendang Goa Sinawah. Dengan semakin banyak wisatawan yang datang, masyarakat dapat memperoleh tambahan pendapatan melalui usaha kuliner, penyediaan parkir, penjualan produk UMKM, maupun jasa lainnya. Kami juga berkomitmen menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan agar wisata ini tetap menjadi kebanggaan masyarakat Desa Sinawah,” ungkap Siyar.
Melalui sinergi antara Perhutani dan LMDH, Wana Wisata Sendang Goa Sinawah diharapkan mampu menjadi destinasi wisata alam unggulan yang memberikan pengalaman berwisata yang nyaman, edukatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis kelestarian alam. . (Kom-PHT/Pwd/Aris)
Editor : Aris